4 Alasan kenapa kita harus jadi pengusaha


4 Alasan kenapa kita harus jadi pengusaha


Assalamualaikum Sahabat CIA,

Kalau kita amati mulai dari orang terkaya di indonesia sampai orang terkaya di dunia, mereka adalah seorang pengusaha. Nah, bagi kita yang ingin sekali menggapai sukses finansial, maka menjadi pengusaha adalah jalan yang paling realistis. 

Ada seorang karyawan yang sukses, setelah diteliti ternyata dia bekerja sambil membuka usaha. 
Ada seorang Pegawai sukses, ternyata sambil dinas, Dia juga menjalankan bisnis. dan inilah 4 alasan kenapa kita harus jadi pengusaha

Pertama, Itba' Nabi Muhammad SAW

Untuk menjadi kaya, Seorang sulaiman AS menjadi Raja
Untuk menjadi Kaya, Seorang Yusuf AS menjadi Menteri 
Untuk menjadi Kaya, Seorang Muhammad SAW menjadi pedagang

Kalau kita pikir2, kira2 cara mana yang paling mudah untuk mendapatkan kesuksesan?

Nomer 3 ! anda menjawab.

Ya, cara nomer 3 lah cara yang paling realistis dan paling mudah untuk kita jalankan. sesuai dengan yang diajarkan oleh Nabi kita Muhammad SAW.

Kedua, 90% Rezeki bersumber dari perdagangan

" 90 % rezeki bersumber dari perdagangan dan yang 10% nya bersumber dari pertanian "

Begitulah kurang lebih petikan dari salah satu hadits Nabi, dan inilah yang menjadi Motivasi kita untuk menjadi seorang pedagang/pengusaha. karna potensi untuk sukses jauh lebih besar.

Ketiga, Tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah

Sebagai seorang pengusaha, tentunya memiliki kesempatan bersedekah yang lebih besar. karna setiap bulannya harus memberikan gaji para karyawan. Dimoment2 itulah kita bisa menambahkan sedikit bonus sebagai sedekah kita kepada mereka

Keempat, Waktu yang fleksibel 

Sebagai seorang pengusaha, kita tidak akan terikat oleh waktu. karna kita sendiri yang mengatur waktu kerja kita.  dan ini sangat menguntungkan kita, sehingga kita bisa menyesuaikan kapan waktunya bekerja, dan kapan waktunya untuk beribadah.

Hanya saja, banyak sekali pengusaha yang justru lalai dengan kewajibannya beribadah hanya karena urusan bisnisnya

untuk itu, tidak ada salahnya jika kita mentauladani cara berbisnis Abdurrahman bin Auf yang cerita dan kesuksesannya selalu dikenang hingga kini

Abdul Rahman bin Auf " Manusia bertangan emas "